“Papa sangat tahu jika aku tidak akan bisa menolaknya. Jika sudah selesai bicara, aku akan menutup teleponku. Pekerjaanku masih banyak,” nada dingin Theodor semakin membekukan pembicaraan mereka. Reagan pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi jika Theodor sudah memasang dinding tebal di antara mereka. “Baiklah, Papa tutup teleponnya. Satu hari sebelum hari pertunanganmu, pulanglah untuk mempersiapkannya,” tegas Reagan. “Ya, aku akan pulang,” jawab Theodor singkat, lalu menutup teleponnya. Tepat setelahnya, Sara masuk ke ruangan Theodor. “Apakah ada masalah?” tanya Sara pada pria itu. “Bukan urusanmu. Aku akan keluar, kerjakan yang sudah menjadi planning kita hari ini dan mulailah merancang projek baru yang kemarin sudah kamu bicarakan. Kita akan membuat projek tahap dua. Aku akan pergi dan mungkin tidak akan kembali lagi ke kantor. Kalau ada apa-apa, kirim pesan saja tapi jangan meneleponku,” jawab Theodor denga
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-02-10 อ่านเพิ่มเติม