Pria paruh baya dengan tubuh yang tidak gemuk tapi juga tidak kurus, kulit sawo matang. Rambutnya tampak masih berwarna hitam meski di pangkalnya ada putih karena rambut tumbuh baru. Karena warna hitamnya sebenarnya itu karena semir.Hasan adalah nama dari kepala desa, ia menghampiri ketiganya. “Kalian ikut denganku, aku akan membawa kalian ke rumahku untuk membicarakan hal penting.”Joni mengangguk. “Baik, kalau begitu kami akan ikut ke sana.” Pandangan Joni melihat ke belakang teman-temannya dan memberi isyarat agar ikut berjalan bersama di belakang.Baik Bayu ataupun Teo langsung mengikuti Joni dan pak kepala desa dari belakang. Hingga pada akhirnya mereka sampai di rumah yang lumayan besar dengan pagar besi. Tok, tok, tok!Hasan mengetuk pintu depan rumahnya samberi menunggu di luar, ia menunggu seseorang membukanya karena pintu terkunci dari dalam.“Ndok! Bukain Bapak, Nak!” Suara Hasan lebih keras lagi karena pin
Last Updated : 2026-06-23 Read more