“Mungkin karena pendengaranku jauh lebih bagus darimu,” ejek Bayu sambil bercanda.Telunjuknya menyentuh ujung hidung Selvi lalu tertawa pelan agar suaranya tidak sampai ke dapur.“Kamu nggak nyinggung telingaku budek kan?” tanya Selvi sambil melipat tangannya di dada.“Tidak, mana mungkin. Aku hanya sedang memuji diriku saja.” Bayu kembali terkekeh pelan.“Huu … dasar narsis!”Selvi ikut bercanda melihat Bayu tertawa saat ia mengatainya narsis. Mereka cukup lama bersenda gurau sambil berpegangan tangan. Namun, Bayu kembali melepaskan tangannya. Ia segera pindah tempat duduk ke sofa sebelah lain.“Apa mereka datang?” tanya Selvi saat melihat tingkah Bayu.“Ya, aku akan duduk di sini.” Bayu mulai terlihat canggung.Tidak lama kemudian Sri dan Rini keluar dari dapur. Mereka baru saja menyelesaikan pekerjaan dapur.“Bayu, ayo kita keluar ke halaman depan di sana ada pak Jo. Sebaiknya jangan ganggu Nona yan
Last Updated : 2026-07-14 Read more