"Iya. Kenapa? Sudah malam, loh!" Aku berdiri lalulanjut berkata, "Apakah Sebastian bisa mengantarku?"Jelita terdiam. "Kamu tidak mau menginap?"Aku menggeleng. "Besok aku ada urusan. Lagian kita baru kenal, rumahku tidak jauh juga, seandainya Sebastian mungkin sibuk, aku bisa pulang sendiri."Jelita terlihat kecewa. "Aku bisa menyiapkan kamar. Menginaplah, Bay...""Tidak perlu."Aku tersenyum. "Terima kasih sudah mengajakku makan. Kapan-kapan, kita akan makan bersama lagi. Senang berkenalan denganmu, Jelita."Aku berjalan menuju pintu. Sebastian mengekori langkahku."Aku antar kamu sampai ke gerbang depan kompleks saja, dari sana ada bus yang lewat.""Baik."Namun tiba-tiba terdengar suara.**Bruk!**Aku langsung menoleh.Jelita duduk di lantai. Aku langsung terkejut. "Jelita!"Aku segera menghampirinya. "Kenapa kamu duduk di lantai? Kamu jatuh?"Jelita terdiam dan menunduk.Aku baru menyadari kedua matanya sudah basah."Hei..." Aku segera berjongkok di hadapannya seemntara Sebastian
Last Updated : 2026-07-30 Read more