Angin laut berhembus sepoi-sepoi, menggerakkan daun-daun palem dan kelapa yang berbaris rapi di sepanjang jalan tempat Rosalia melintas. Rambutnya tergerai, diterbangkan angin yang berhembus, wajahnya tampak ceria meskipun sebenarnya dia tetap menyimpan rasa khawatir. Khawatir jika Steven telah mengetahui kebenaran yang selama ini dia tutupi. Jemarinya mengetuk setir, mengikuti irama lagu yang berkumandang di dalam mobil, mengabaikan rasa resah di dalam dirinya. Bahkan bibirnya bergerak mencoba mengikuti lirik lagu. Hari ini dia akan kembali bertemu Steven, tentu saja dia tidak akan melibatkan perasaanya. Semua dia 8lakukan agar Steven tidak merasa curiga, jika dia menghindari pria itu pasti akan ada banyak pertanyaan di dalam diri pria itu. Selama dekat dengan Steven dia paham jika Steven mudah sekali terusik dengan rasa penasaran, kebenciannya terhadap kekasih Mattiash pasti juga berawal dari rasa penasaran. Rosalia mulai memarkir mobilnya, dia belum melihat mobil Steven
더 보기