“Ayo cepat jawab pertanyaanku!” desak Jefry lagi.Nathan terdiam. Ekspresinya terlihat cukup santai, tapi tatapannya agak sedikit berubah.“Tidak terlalu buruk,” jawab sang jenderal perang ringan.Jefry mendengus jengkel, “Kalau dari wajahmu, aku yakin itu bohong.”Nathan terkekeh kecil, “Aku hampir mati dalam perjalanan menuju tempat pengasingan.”Henry yang duduk tepat di depan Nathan refleks menatap ke arah temannya itu dengan cepat.“Apa?” tanya Jefry pelan.Nathan mengangkat bahu santai dan berkata lagi, “Ada penyergapan.”Wajah Jefry langsung berubah dingin, “Penyergapan apa maksudmu?”“Tunggu dulu. Kau serius?” tambah Jefry yang sudah terlihat tegang.Nathan mengangguk kecil, “Mobil yang membawaku diserang di tengah perjalanan.”Jefry langsung berdiri dari duduknya, “Apa-apaan ini? Kenapa aku tidak tahu ini?”Nathan menatapnya dengan tatapan santai, bahkan dia tersenyum, “Tapi … aku masih hidup, bukan?”“Jangan bercanda, Nathan!” Nada suara Jefry meninggi untuk pertama kalinya
Read more