Juned tertawa kecil, berusaha mencairkan suasana yang sempat terasa terlalu serius baginya. Ia membuang abu rokoknya dengan gerakan santai, meski dalam hati ia terus memutar otak agar penyamarannya tidak bocor. "Iya kali ya? Wah, udah lupa saya, Ren," ucap Juned sambil mengedikkan bahu ringan, seolah kejadian itu hanyalah angin lalu. Rendy menyipitkan mata, menatap Juned dengan tawa yang masih tersisa di sudut bibirnya. "Masa lupa sih, Ned? Berita heboh gitu di kampus, katanya si mantan Maudy sampe nggak bisa ngapa-ngapin pas lo pasang badan." "Namanya juga lagi emosi, Ren. Kadang suka khilaf kalau udah emosi banget," kilah Juned lagi, suaranya terdengar sangat meyakinkan. "Yang penting kan Maudy-nya sekarang aman, nggak diganggu lagi sama orang kayak gitu." Rendy kembali menepuk pundak Juned dengan keras, menunjukkan rasa salut yang tulus. "Gila, merendah banget lo. Tapi serius, Ned, lo tipe cowok idaman Maudy banget kayaknya. Nggak cuma modal muka, tapi berani pasang badan." Ju
Last Updated : 2026-04-04 Read more