Uap tipis mengepul dari tiga cangkir kopi yang berjajar di meja kayu. Juned duduk di tengah sofa besar, sementara Maudy dan Ratna segera mengambil posisi di kedua sisinya, menghimpitnya hingga Juned hampir tidak punya ruang untuk bergerak. Maudy menyandarkan kepalanya di bahu kiri Juned, tangannya dengan posesif memeluk lengan pria itu. Di sisi lain, Ratna tidak mau kalah; ia melingkarkan tangannya di pinggang Juned dan menyandarkan wajahnya di bahu kanan, menghirup aroma sabun yang masih segar dari tubuh Juned. "Mas, kopi aku kurang manis deh, cobain punya kamu," ucap Maudy sambil menyodorkan cangkirnya ke depan mulut Juned. Ratna mendongak, matanya menatap Juned dengan senyum tenang namun menantang. "Jangan, Ned. Kopi kamu kan pahit, mendingan minum bareng aku aja, biar hangatnya pas," timpal Ratna sambil mendekatkan cangkirnya sendiri. Juned hanya bisa mematung, pandangannya lurus ke depan dengan napas yang tertahan.
Terakhir Diperbarui : 2026-05-08 Baca selengkapnya