"Halo, Des? Iya, ini Mas baru pegang HP," ucap Juned membuka percakapan, suaranya terdengar rendah dan stabil di dalam kamar yang sunyi itu."Mas, akhirnya diangkat juga. Itu si Nayla sudah sampai di stasiun dari tadi, Mas," sahut Desi dari seberang sana, suaranya terdengar agak terburu-buru disertai denting suara piring di latar belakang."Iya, tadi Mas lagi ada urusan sebentar. Jadi gimana? Kamu jemput ke sana?" tanya Juned sambil membetulkan letak selimut yang menutupi pinggangnya, sesekali matanya melirik Ratna yang sedang memainkan jemari tangan kirinya.Desi mendesah pelan di telepon. "Aduh, itu dia Mas masalahnya. Aku belum bisa jemput, kerjaan lagi numpuk banget di rumah majikan. Mas tahu sendiri kan kalau hari Minggu begini semua orang rumah kumpul, cucian sama setrikaan nggak habis-habis."Juned mengangguk-angguk kecil seolah Desi ada di depannya. "Terus si Nayla gimana? Masa dibiarin nunggu di stasiun sendirian?""Nah, itu
Last Updated : 2026-05-12 Read more