Mendengar Alfan berkata begitu, mata Diana langsung memerah. Air matanya hampir jatuh.Cindy keluar dari kamar, menggoyangkan lengan Alfan dengan ringan sambil berkata, "Kak Alfan, kamu sudah menyembuhkan penyakitku, sekarang aku benar-benar bebas. Gimana kalau hari ini aku traktir kamu makan, sekalian kenalin kamu ke beberapa cowok dan cewek keren?"Alfan belum sempat menjawab, Diana sudah lebih dulu berkata, "Cindy, sekarang kamu sudah sembuh. Bibimu sangat merindukanmu dan sudah beberapa kali telepon ingin datang menjenguk, tapi kondisi tubuhnya nggak memungkinkan. Gimana kalau kamu pergi menjenguknya? Bawa beberapa pelayan bersamamu."Cindy mengerucutkan bibir, menatap ibunya dengan sedikit kesal. "Ibu, aku pergi besok saja nggak boleh?""Perginya hari ini. Kondisi bibimu makin parah. Kalau bukan kamu yang jenguk, siapa lagi? Cepat pergi.""Baiklah ...." Cindy menjawab dengan enggan, lalu menatap Alfan lagi. "Kak Alfan, nanti kalau aku sudah kembali, aku pasti traktir kamu makan, s
더 보기