Salsa langsung berpikir menelepon Tiko setelah mendapat kabar dari Pak Sastro, mengenai komisi yang didapatnya dari hasil penjualan Villa.“Ada yang ingin aku bicarakan, Tiko, kamu nggak sibuk, kan?” tanya Salsa di sana. Tiko langsung bisa menebak alasan Salsa meneleponnya.“Ada apa, Sa? Pasti ada hal penting, nih, kamu nelepon aku.. soalnya kalau nggak penting-penting banget mana mau kamu nelepon aku. Iya, kan?” “Bukan begitu, Tiko... aku tahu lah siapa kamu sekarang, jadi aku tidak mau mengganggu kamu untuk menelepon hanya untuk urusan sepele, bukan waktunya lagi untuk lama-lama ngobrol di telepon hanya untuk ngobrolin hal yang nggak penting, makanya kalau ada hal yang benar-benar urgent baru aku mau nelepon, gitu lho, Tiko...” jelas Salsa.“Iya, aku paham, tadi aku bercanda aja... jadi, ada apa nih kamu nelepon?” tanya Tiko.“Aku baru saja ditelepon Pak Sastro, dia bilang aku akan menerima komisi penjualan Villa, makanya aku ingin memastikan, apa benar peraturannya orang sudah ke
Ler mais