Dokter Zola bersiap ingin menyuntikkan obat bius itu ke punggung bawah Bimo, namun tatapan matanya tertuju pada flashdisk yang terjatuh di bawah lantai. Dia mengambil flashdisk itu dan menatapnya dengan seksama. “Flashdisk ini apa milikmu Pak Bimo?” tanya Dokter Zola.“Iya, itu flashdisk yang ditinggalkan oleh Vanya sebelum dia menghilang. Aku belum sempat melihatnya karena keburu diculik dan dibawa ke tempat ini. Tolong cek sebentar saja. Jika aku memang terbukti bersalah, aku tidak masalah jika sumsum tulang belakangku diambil untuk bahan percobaan kalian,” jawab Bimo panjang lebar dengan bibir bergetar menahan rasa takut sekaligus dingin yang mulai menjalar ke seluruh tubuhnya. “Baiklah, saya akan melihatnya sebentar. Jika ternyata semua ini adalah omong kosong, saya akan memberikan kematian yang jauh lebih menyakitkan untukmu, Pak Bimo,”ancam Dokter Zola. Dokter Zola menaruh kembali suntikannya dia atas baki kemudian berlalu pergi ke control room yang terhubung dengan ruang op
Terakhir Diperbarui : 2026-04-26 Baca selengkapnya