"Nak, istirahat saja dulu di rumah ya. Badanmu masih hangat," ujar Bunda Zayna sambil menyentuh dahi Ana."Hari ini ada ujian, Bunda. Ana tidak mau ikut ujian susulan. Nanti harus mengejar guru lagi, waktunya juga sulit," jawab Ana pelan."Tapi kalau sedang sakit, nanti akan sulit berpikir, Nak," Bunda Zayna kembali membujuk dengan lembut.Ana tersenyum. "Ana mohon doa Bunda saja, semoga soal ujiannya dimudahkan, jadi Ana bisa cepat izin pulang.""Insyaallah, Nak. Bunda selalu berdoa agar Ana dan Zayan diberi kesehatan, dimudahkan menuntut ilmu, dan menjadi anak-anak yang shaleh.""Aamiin, Bunda," jawab Ana dengan takzim sambil mencium tangan ibunya.Tak lama kemudian Aim keluar dari kamar sambil merapikan tas kerjanya. "Bund, Ayah berangkat dulu.""Iya, Yah. Hati-hati di jalan.""Iya, Bund. Insyaallah, Ayah selalu mendapat doa dari Bunda setiap hari, Allah akan selalu menjaga perjalanan Ayah.""Aamiin.""Assalamualaikum.""Waalaikumsalam."Sebelum mereka benar-benar berangkat, Bunda
Read more