Keesokan paginya, lewat sedikit dari pukul tujuh, Rhea sudah tiba di departemen litbang Perusahaan Farmasi Yagin. Seluruh lantai masih sepi, hanya satpam yang berpatroli di lorong.Dia menggesek kartu akses, masuk ke laboratorium, lalu mulai menyiapkan berbagai bahan eksperimen yang dibutuhkan hari ini dengan teliti.Sekitar pukul setengah sembilan, Lulu masuk sambil menguap. Melihat Rhea sudah sibuk di meja kerja, dia terkejut. "Rhea, kok pagi banget? Biasanya kamu baru datang jam sembilan.""Hari ini ada investor yang mau melihat progres eksperimen," jawab Rhea tanpa menoleh, tangannya tetap lincah mengoperasikan pipet untuk mengambil larutan. "Aku mau bereskan persiapan dulu supaya nanti nggak kewalahan."Lulu mengangguk, lalu kembali ke ruang kerjanya.Rhea mulai menjalankan eksperimen sesuai prosedur. Serbuk obat dia bagi menjadi beberapa bagian, dilarutkan dalam pelarut dengan konsentrasi berbeda, lalu dimasukkan ke alat distilasi untuk dimurnikan.Saat alat distilasi bekerja oto
Ler mais