Marvel menyugar rambutnya ke belakang. Tak bisa di pungkiri, sejak Marvel melihat Lucia pertama kali dia merasa getaran yang berbeda. "Dad, aku tak pernah merasa ini sebelumnya. Saat bersama Lucia aku merasa aman. Tak ada yang aku khawatirkan kecuali kebahagiaannya bersamaku." Digo yang ingin minum kopinya berhenti lalu tersenyum samar. Jika Marvel sudah mengatakan itu tandanya dia sudah nyaman dan mulai jatuh cinta pada Lucia. Jika dalam pernikahan sebelumnya, Marvel seperti terpaksa dan hanya melakukan tanggung jawabnya kali ini Marvel benar benar mengurusi Lucia dengan baik. Puk.. "Jaga dia boy, dia pantas bahagia. Dia juga tak seperti mantan istrimu dulu. Kalaupun nanti ada yang mendekatinya jangan langsung menghakimi. Siapa saja yang ingin mengajaknya bicara, kau juga harus bijak dalam melihat dari segi manapun." Setelah mengatakan itu, Digo pergi menyusul istrinya yang sudah terdengar ramai dari arah ruang makan. Marvel merenungi semua nasihat Daddynya, semu
Last Updated : 2026-04-11 Read more