Pintu lift terbuka perlahan di lantai dua puluh sembilan, membawa Nia melangkah masuk ke lobi berlantai marmer mengkilap yang tenang dan mewah. Jantungnya berdegup kencang bagaikan dipukul palu. Sudah hampir mendekati jam istirahat, dan dia baru sampai di sini. Hari pertama masuk kerja, dan dia sudah terlambat jauh. 'Parah, benar-benar ceroboh kamu, Nia!' rutuknya dalam hati sambil merapikan ujung blazer yang dikenakan.Di meja resepsionis, petugas sudah mengarahkan dia langsung naik ke ruang CEO di lantai 29. Nia menghampiri meja sekretaris wanita paruh baya yang sedang merapikan tumpukan berkas.“Permisi, Bu. Saya Belvania Isadora yang mengisi lowongan sebagai Kepala Finance. Apa Bapak CEO ada di dalam ruangan?” tanyanya sopan namun sedikit gugup.Bu Rani, sekretaris yang berkacamata itu tersenyum ramah. “Sebentar ya, Mbak Belvania. Saya sampaikan dulu. Silakan duduk sebentar.”Ia segera mengetuk pintu besar bertuliskan Chief Executive Officer's Room. Di dalam ruangan, Andro yang s
Last Updated : 2026-07-20 Read more