LOGINBelvania Isadora menjalin hubungan istimewa dengan seorang duda berumur yang kaya raya. Mereka berkenalan secara tidak sengaja ketika sama-sama clubbing dan Belvania atau akrab dipanggil Nia diperlakukan dengan kurang ajar oleh pengunjung pria di night club. Samudra Gozali yang berkelahi dan menolong gadis cantik itu. Sebenarnya Samudra ingin memiliki anak perempuan dulu, tetapi tidak kesampaian jadi sosok Nia memuaskan keinginannya untuk mencurahkan perhatian dan sisi lembutnya. Nia pun sangat nyaman dengan sugar daddy yang tak sengaja ditemukannya dari sebuah ketidaksengajaan. Akan tetapi, Andromeda Gozali salah paham melihat papanya dekat dengan wanita yang sempat dia incar. Dia berpikir bahwa Nia adalah 'teman bobok' papanya. Sedangkan, Nia menganggap Andro terlalu kekanakan dan sering tantrum karena usia pemuda itu lima tahun di bawahnya. Dia menjadikan papa Andro sebagai alasan untuk menolak pedekate pemuda itu. Padahal Andro adalah bos Nia di kantor. "Nia, gue lebih perkasa dibanding papa. Tinggalkan papa gue! Lo butuh duit berapa untuk mau tidur sama gue, katakan?!" ujar Andro sembari menahan kedua pergelangan tangan Nia di atas kepala. Gadis itu meronta berusaha melepaskan dirinya dari dominasi bosnya. "Sori, lo beda banget sama Om Sam, beliau lembut dan nggak suka maksa kayak elo, Ndro. Lepasin gue!" balas Nia dengan kesal. Sebenarnya mana yang akan dipilih oleh Nia, duda atau berondong ketika dua pria beda generasi yang tak lain adalah ayah-anak itu menyatakan perasaan mereka kepadanya? Plagiarisme melanggar Undang-undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014. Cover by Helga Design IG Author: Agneslovely2014
View MoreMatahari perlahan bergulir menuju ke barat saat mobil sedan mewah Samudra memasuki kawasan tower hunian eksklusif yang tenang. Mereka tiba di apartemen lamanya, tempat yang telah kosong selama lebih dari sebulan sejak keberangkatan mereka berobat ke Singapura lalu berlibur ke Maldives. Namun, begitu pintu terbuka, hawa segar dan kebersihan menyambut kedatangan mereka. Ruangan itu terawat rapi, tanpa debu yang menumpuk. Beruntung petugas kebersihan rutin selalu merawat unit ini saat mereka pergi."Sudah nyaman di sini, Sayang?" tanya Samudra sambil meletakkan tas tangan Nia di meja ruang tamu. "Kamu pasti lelah sekali. Perjalanan jauh dari Maldives tadi pagi, lalu langsung ke rumah sakit menjenguk Andro. Istirahatlah dulu."Samudra membimbing Nia menuju kamar tidur. Dia membantu melepaskan jaket luar istrinya dan menyusun bantal agar nyaman untuk disandarkan. Perut Nia kini terlihat jelas membuncit lembut, kehamilannya telah memasuki awal trimester kedua. Setiap kali melihatnya, hati
Samudra mengerutkan kening mendengar pertukaran kata-kata yang tajam itu. Dia menatap Nia sejenak yang terlihat terkejut, lalu mengetuk pintu tiga kali pelan sebelum memutar gagang pintu dan mendorongnya terbuka."Maaf mengganggu," ucap Samudra tenang, langkahnya mantap memasuki ruangan diikuti Nia yang berjalan agak tertahan di belakangnya.Di dalam kamar yang luas itu, suasana seketika hening seakan waktu berhenti berputar.Andro sedang mencoba duduk bersandar di kepala ranjang. Selang infus menancap di punggung tangannya, dan ada plester lebar yang menutupi sebagian sisi perutnya. Wajahnya pucat, lingkaran hitam di bawah matanya terlihat jelas. Namun, saat matanya menangkap sosok yang berdiri di ambang pintu, seketika itu juga wajahnya berubah. Mata yang tadinya tajam penuh kemarahan mendadak terbelalak tak percaya. Bibirnya sedikit terbuka meski tak ada kata yang keluar. Dadanya naik turun seakan napasnya tertahan di tenggorokan.Di sisi lain ruangan, Clarissa yang berdiri di dek
Pesawat penumpang yang membawa Samudra dan Nia perlahan menurunkan ketinggiannya, menembus gumpalan awan putih yang membentang luas di atas langit Jakarta. Melalui jendela jendela pesawat, Nia memandang hamparan gedung-gedung tinggi yang mulai terlihat jelas, bersanding dengan jalan-jalan raya yang seakan tak pernah sepi dari aliran kendaraan. Hati Nia berdebar-debar. Rasanya baru kemarin mereka menikmati angin sepoi-sepoi dan deburan ombak lembut di perairan bening Maldives, dan kini mereka kembali ke hiruk-pikuk kota besar yang tak pernah benar-benar beristirahat.Pesawat mendarat dengan mulus di landasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Setelah melalui proses pengambilan bagasi dan pemeriksaan imigrasi, mereka berjalan keluar menuju area penjemputan. Udara Jakarta yang terasa lebih hangat langsung menyambut kedatangan mereka. Seorang pria berjas rapi dengan papan nama sudah menanti di sana. Itu adalah sopir yang dikirim dari kantor Samudra untuk menjemput mereka."Selamat da
Seusai telepon dari Andro berakhir, Samudra terduduk lesu menatap lantai kamar resor di Maldives. Melihat hal yang tak biasa itu, Nia segera menghampiri suaminya. "Ada apa, Sam?" tanya Nia penasaran."Sayang ... Andro ditusuk preman semalam di jalanan sepulang kantor. Dia dirawat di rumah sakit. Beruntung Clarissa menolongnya tepat waktu," jawab Samudra. Dia tidak sampai hati mengatakan bahwa mereka harus kembali ke Jakarta.Nia menutup mulut dengan telapak tangan lalu duduk di tepi ranjang bersisian dengan Samudra. Ia tahu ini kondisi genting dan tak boleh menjadi sosok yang egois. Andro juga berhak didampingi oleh papanya saat sedang lemah tak berdaya. Samudra bangkit dari tempatnya lalu berlutut di hadapan istrinya, menggenggam kedua tangan Nia yang dingin."Aku tahu, Sayang. Aku tahu ini tidak adil buatmu. Dan aku tidak akan memaksamu untuk—""Tapi kamu tetap harus pergi," potong Nia, dan kali ini ada nada tegas dalam suaranya yang lembut. Bukan tuduhan, melainkan pernyataan fak






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore