Morgan tiba-tiba saja melihat beragam kilasan peristiwa asing dalam benaknya.“Sebuah kebakaran, penyerangan, tangisan, ketakutan, dan ... seorang bayi yang terjatuh ke rumput,” gumam Morgan di sela-sela memijat kepalanya. “Kenapa aku sering kali melihat kejadian-kejadian aneh sekarang?”“Morgan.” Jack menepuk bahu Morgan cukup keras. “Kau baik-baik saja? Kau melamun sejak tadi.”Morgan menggeleng beberapa kali hingga kilasan peristiwa itu menghilang seutuhnya. “Ya, aku baik-baik saja. Aku ... hanya sedikit pening.”“Rumahku memang sangat tidak layak, tetapi kau bisa menginap di rumahku jika kau mau. Aku akan membawakan selimut dan menyiapkan segelas air.”“Aku akan beristirahat sebentar dan pulang tak lama setelahnya. Aku tidak ingin merepotkanmu lebih dari ini, Jack.”Morgan berbaring di sofa, memejamkan mata. Tak lama setelahnya, ia terlelap.Jack menyimpan gelas di meja, mengamati Morgan saksama.Hujan mengguyur sangat deras, membawa petir menggelegar dan angin kencang. Suasana pu
Last Updated : 2026-05-06 Read more