Terlebih lagi, aura Joanna begitu anggun dan suci. Dari kejauhan, dia benar-benar tampak seperti bidadari.Tok, tok, tok .... Terdengar suara ketukan dari luar ruangan, lalu Livia masuk bersama seorang wanita paruh baya berusia sekitar 40 tahun yang masih memancarkan pesona.Dia bernama Diandra, pemilik Merah Senja."Bu Joanna, aku dengar kamu datang, jadi aku langsung bergegas ke sini. Selamat datang kembali di tempat kami, kehadiranmu benar-benar membuat tempat kecil ini bersinar," sapa Diandra."Nggak perlu sungkan. Hari ini temanku, Bastian, yang traktir dan milih tempat ini. Silakan lanjutkan pekerjaanmu, nggak perlu repot-repot mengurusku," ujar Joanna."Teman?" Diandra tampak terkejut dan menatap Bastian. Dia tidak melihat sesuatu yang istimewa darinya, sehingga tak bisa menahan rasa penasaran bagaimana dia bisa berteman dengan Joanna. Ini benar-benar keberuntungan besar!Namun, Diandra tidak berani bertanya lebih jauh."Kalau begitu, karena Bu Joanna dan Pak Bastian berkumpul d
Read more