Tidak lama kemudian, Ketua Duan melangkah maju di udara. Api merah langsung menyebar di sekelilingnya. "Junior Mo, Aku tidak menyangka kamu berani datang ke wilayah ku!" Suara Ketua Duan menggema keras. "Senior Duan, Sebelumnya aku menghormati mu karena kamu adalah Senior ku." "Tapi terlepas dari status kita di Sekte Pedang Surgawi, Kita adalah musuh." "Dan sejak kamu membunuh Tetua Agung Yan, Saat itu juga kamu sudah menjadi mayat." Balas Mo Lin dengan dingin. "Hah? Sekte Pedang Surgawi?" Bukan hanya Lin Chen. Para Tetua, para Jenderal dan semua Murid dan pasukan juga terkejut dengan ucapan Mo Lin.
閱讀更多