"Aku bahkan belum sempat memperkenalkan diri. Namaku Mira. Siapa namamu?""Namaku Aura."Tidak lama kemudian, kami sampai di kios milik putri Mira. Namanya Sofia, dan dialah ibu dari gadis kecil yang tadi bersama Mira."Sofia, ini Aura. Dia akan menggunakan kios yang ini.""Hai, senang bertemu denganmu, Aura. Bayinya lucu sekali! Siapa namanya?""Naren.""Sebelum kamu bertanya, dia bukan ibunya, dia pengasuhnya. Anak itu anak Bos," sela Mira."Oh!" Sofia pun tampak terkejut."Selamat datang, Aura. Aku dengar ada pengasuh bayi yang menjaga si kecil, tapi bukan orang sini. Jadi, apa yang kamu jual?""Ini." Aku menunjukkan tas berisi ikat rambut."Cantik sekali! Coba pajang semuanya di tempat yang mudah dilihat, pasti cepat laku."Setelah menata barang-barangku di atas meja, aku mengambil bangku dari bawah lalu duduk, melirik ke arah Naren yang sudah terlelap."Aku pulang dulu ya. Sampai jumpa, Sofia. Sampai jumpa, Aura."Mira berpamitan. Dia hanya datang untuk mengantarkan cucunya ke Sof
Read more