Bahkan saat Elara kabur ke kamarnya pun, rasanya masih tak menyangka Alden akan kembali mengungkapkan keinginan untuk menikahi dirinya.Bukannya tak tahu diri jika dia menolak, tapi Elara sangat belum siap untuk berumah tangga lagi. Apalagi ini orangnya adalah Alden. Pria kaya raya yang sangat berkuasa, rasanya mustahil orang seperti Alden akan jatuh cinta pada Elara. Bukan apa-apa, Elara takut hanya dimanfaatkan sama seperti rumah tangganya yang sebenarnya.Elara menatap langit-langit kamar sempitnya. "Apa yang harus aku lakukan, Tuhan? Di satu sisi aku sudah sangat nyaman dengan pekerjaan ini, tapi di sisi lain aku belum siap jika tuan mendesak untuk pernikahan lagi."Elara benar-benar bingung. Belum lagi Iren dan para pelayan lain di rumah ini yang selalu berlaku sinis padanya karena berhasil mencuri perhatian Alden.Ada yang menuduh Elara main dukun lah, guna-guna lah, pake susuk lah. Rasanya Elara sangat muak memikirkan itu semua.Jika saat ini Elara sedang pusing, maka berbeda
Baca selengkapnya