"Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, de--" Neyna mengernyit ketika melihat Eight yang berjalan di koridor, mereka baru saja datang di SMA Nuansa Jaya, tetapi tidak dengan anggota yang lengkap.Buru-buru Neyna berdiri di hadapan Eight, menahan langkah mereka saat ia merentangkan tangannya, tak lupa wajahnya dipasang ekspresi segarang yang dia bisa."Sam di mana?!" tanya Neyna.Eight saling melirik satu sama lain. Mereka baru saja dari parkiran dan Sam tidak bersama mereka karena cowok itu belum sampai di sekolah. Setelah mengobati Safir di rumah Yasa, Sam berinisiatif untuk mengajak Safir sarapan lebih dulu di jalan, dan itu disetujui oleh Harka, makanya Eight sampai lebih dulu."Dia ada urusan, Ney," jawab Yuga dengan senyumannya, yang mana itu malah membuat Neyna mengernyit penuh kecurigaan."Urusan apa emangnya?" tanya Neyna lagi."Maneh tatanya wae, lieur aing." Widra mengusap wajahnya dengan kasar, dia tahu jika Neyna tidak bisa bahasa Sunda, makanya dia berani blak-blakan.
Last Updated : 2026-04-22 Read more