"Ayah, sekarang jadi pergi, kan?" Benji sengaja bertanya dengan suara yang cukup tinggi begitu melihat Safir sedang memasak mie di dapur. Disaat Ferdi keluar dari kamarnya, cowok itu tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk memperkeruh keadaan saudara tirinya. "Iya. Kamu siap-siap sana, jangan ngaret." Ferdi merespons, tangan besarnya mengusap kepala Benji dengan lembut. Safir yang masih berkutat dengan air rebusan hanya diam, menyimak percakapan antara ayah dan anak yang memang membuatnya iri. Padahal, dengan Benji yang tidak menunjukkan secara terang-terangan pun, Safir sudah kepanasan kok, kenapa cowok itu sengaja sekali. Apalagi di hari libur ini, keluarganya akan keluar rumah dan menonton film. Rencana itu Safir dengar dari mulut Benji kemarin malam, saat cowok itu berbicara dengan Tania tepat di depan kamar Safir.Liburan keluarga, Safir tidak termasuk. Meski hatinya berdenyut sakit, ingin meminta Ferdi untuk mengajaknya juga tetapi otaknya menahan diri. Safir tidak boleh
Dernière mise à jour : 2026-04-27 Read More