Kaisar Ning tampaknya terkejut dan baru teringat kembali bahwa putrinya masih ada di luar rumahnya dan berlutut karena disibukkan oleh urusan Kekaisaran sehingga dirinya melupakan hal ini. “Bawa dia masuk. “ Ucap Kaisar Ning pada akhirnya. “Baik, Yang Mulia. “ Balas Kasim Yu segera keluar untuk memberikan kabar bahagia ini kepada Ning Xueqin. Namun Ning Xueqin di luar sendiri tidak dapat bertahan lebih lama lagi, karena kondisi kesehatannya sendiri yang sebenarnya masih sangat rendah akibat luka yang dia derita. Akhirnya kesadarannya pun melemah setelah diterpa oleh panas terik dan sekarang hujan deras yang sangat dingin ini. Tatapannya berubah menjadi nanar sebelum akhirnya dunia ini terasa berputar, pada saat itulah kepala Ning Xueqin menghantam tanah tanpa penahan apapun. Ning Xueqin sudah tidak sanggup untuk melihat lagi, satu satunya hal yang dia dengar terakhir adalah jeritan histeris milik Kasim Yu. “Tuan Putri! Yang Mulia, Tuan Putri telah pingsan! Cepat pelayan bawa Tu
Leer más