ANMELDENTerbangun di tubuh seorang anak berusia 8 tahun yang merupakan putri tawanan di Kekaisaran yang jauh, itulah yang dialami oleh Ning Anran, seorang atlet panahan terkenal di abad ke 21 . Namun ternyata menjadi putri kecil ini sangatlah tidak mudah karena Ayah dan Kakaknya sendiri membencinya dan ingin membunuhnya berulang kali. Akankah Ning Anran yang merupakan seorang wanita modern mampu mengubah takdir mengenaskan sang putri kecil?
Mehr anzeigen“Cepatlah kemari! Kamu sudah akan dikirim ke negara asalmu! “ Seru seorang wanita paruh baya dengan pakaian pelayan di pintu masuk.
Di balik pintu itu, terlihat seorang anak perempuan dengan penampilan mengenaskan. Pakaian dan wajahnya kotor, dan kedua tangan mungilnya memeluk erat dirinya sendiri, jelas tak mampu menahan rasa dingin karena pakaiannya tipis. Sosok kecil itu perlahan mengangkat kepalanya dan mengungkapkan sepasang pupilnya yang berwarna biru tua, tampak begitu cantik dan menghanyutkan. Gadis itu adalah Ning Xueqin, seorang putri dari Kekaisaran Ning yang tahun ini berusia 10 tahun. Dia dikirim ke Kekaisaran Zhong sebagai putri tawanan sejak usia lima tahun dan mengalami kehidupan yang mengerikan, lebih buruk dari kematian. Sayang sekali dia tidak memiliki tempat untuk mengadu atas semua penderitaannya. Statusnya memang Tuan Putri, tapi kelahirannya dianggap membawa sial. Ibunya meninggal karena komplikasi saat melahirkannya, membuat sang ayah dan kakak kandungnya membencinya setengah mati dan mengirimnya kesini untuk perdamaian. Namun… ada satu hal yang orang tidak ketahui adalah sebenarnya Ning Xueqin yang sesungguhnya sudah lama mati! Semuanya bermula dua tahun lalu ketika seorang atlet panahan terkenal dari abad ke 21 mengalami kecelakaan akibat sabotase lawan tandingnya. Dan ketika terbangun, Ning Anran sudah berada di tubuh gadis kecil ini, karakter mengenaskan di novel online terkenal yang pernah ia baca. Ternyata sudah dua tahun berlalu sejak dia datang ke dunia novel yang aneh ini. Kisah Ning Xueqin ini bukan sesuatu yang asing di ingatannya. Selama itu Ning Arnan hidup sebagai Ning Xueqin, ia juga sudah banyak menyesuaikan diri dan bertekad bahwa dirinya akan berusaha untuk mempertahankan nyawa kecil ini! ‘Mulai sekarang, Ning Anran sudah mati dan yang tersisa hanyalah Ning Xueqin!’ Pikirnya sembari mengepalkan tangan erat erat. Sejak Ning Anran menempati tubuh gadis kecil ini, ini adalah pertama kalinya dia keluar dan melihat cahaya matahari. Meski keadaanya tampak menyedihkan, gadis kecil itu perlahan maju. Ketika sudah dekat, wanita paruh baya itu langsung mencengkram bajunya dan menyeretnya keluar dengan sadis. “Kakimu sangat pendek dan langkahmu sangat lambat, benar benar membuat sial! “ Umpat pelayan yang mengantarnya itu. Pelayan yang membawanya keluar itu mencengkram kerah belakang pakaiannya dengan tidak sabar lalu menyeretnya ke arah Istana yang megah itu. Brukk!!! Ning Xueqin jatuh dan menghantam tanah ketika diseret dan didorong oleh pelayan itu, tubuhnya lemah dan kakinya tidak terbiasa berjalan jauh sehingga koordinasi tubuh kecil ini benar benar sangat buruk. “Dasar bodoh! Bagaimana bisa orang bodoh sepertimu menjadi seorang putri?! “ Tanya pelayan itu dengan tidak sabar. Ning Xueqin tidak mengatakan apapun dan berdiri lalu menyeka darah yang ada di wajah dan lengan kirinya. Dengan luka baru ini, dirinya bahkan tampak lebih menyedihkan tetapi sayangnya di dunia yang penuh kekejaman ini bahkan tidak ada satupun orang yang berbelas kasih padanya. Karena tidak ada yang berbelas kasih padanya maka dia sendiri yang akan berjuang untuk mendapatkan haknya kembali sebagai seorang putri! ‘Bertahanlah… penghinaan dan sakit ini hanya sementara! ‘ Pikir Ning Xueqin sembari mengepalkan tangannya erat erat. Ning Xueqin berusaha menyejajarkan langkahnya dengan pelayan ini, tidak berani lalai sedikitpun walaupun napasnya mulai terengah engah dan kaki kecilnya melemah. Ning Xueqin bisa melihat sebuah Istana yang megah dan mempesona di hadapannya, ingatan buruk dari masa lalu mulai terkenang kembali di kepalanya. Ingatan buruk ini terus berputar putar di ingatannya bagaikan kaset rusak. Ingatan ketika dirinya dicambuk, dibuang dan diasingkan ke Kekaisaran ini terekam jelas di otak kecilnya. Dirinya jelas tidak takut, tetapi tubuh kecil ini menyimpan trauma mendalam ke dalam Istana ini. Hanya dengan berdiri di pintu masuk pun sudah membuat tungkai kakinya melemah hampir terjatuh lagi. Namun dengan dirinya yang berasal dari abad ke 21 , gadis yang pemberani dan tidak kenal takut, dia mengangkat kepalanya dan melangkah dengan tenang ke dalam Istana Kekaisaran Zhong. Di dalamnya ada seorang pria paruh baya yang duduk di atas tahkta dan Ning Xueqin ingat bahwa itu adalah Kaisar Zhong. Wajah yang tenang dan lembut itu menyimpan kekejian yang tidak terbatas. Pada saat itu ketika Ning Xueqin baru tiba di sini , dia baru berusia lima tahun… “Selamat datang putri kecil, karena kamu akan tinggal di sini selama lima tahun maka anggap saja tempat ini sebagai tempat tinggalmu sendiri. “ Ucap Kaisar Zhong dengan senyum ramah. Ning Xueqin kecil terus menerus menundukkan kepalanya hingga akhirnya Kaisar Zhong melanjutkan kata katanya. “Namun untuk menganggap tempat ini sebagai tempat tinggalmu juga tidak mudah, kamu harus menunjukkan kesetiaan terlebih dahulu. “Lanjut Kaisar Zhong tanpa mengubah nada lembutnya. Tiba tiba ada dua orang pelayan yang mencengkram kedua tangan kanan dan kiri Ning Xueqin kecil. “Apa yang kalian lakukan?! Aku adalah putri utusan! Jika kalian berlaku kasar padaku maka aku akan melaporkannya kepada Ayahku! “Teriak Ning Xueqin kecil sambil berurai air mata. Ning Xueqin kecil terus menerus memberontak tetapi apalah daya tubuhnya yang mungil ditahan oleh dua orang dewasa. Pakaiannya dilucuti dan seorang pelayan lain membawa besi yang dipanaskan lalu menempelkannya tanpa ragu di bagian punggung Ning Xueqin kecil. Ning Xueqin langsung tersadar dari lamunannya kala mendengar dehaman dari Kaisar Zhong dan tidak bisa menahan diri untuk tidak menggigil mengingat kenangan tragis itu. “Ning Xueqin memberi salam kepada Yang Mulia Kaisar Zhong. “Ucap Ning Xueqin dengan patuh berlutut. “Tuan Putri Xueqin, tampaknya sudah lima tahun sejak ‘stempel’ itu dibuat di tubuhmu. Hari itu kamu baru datang dan sekarang kamu sudah akan pergi maka kita harus membuat ‘jejak perpisahan’ yang sama. “Ucap Kaisar Zhong sembari tersenyum. Tatapan Ning Xueqin membelalak dan seluruh tubuhnya melemas… baru saja dia mengingat ingatan itu tetapi sekarang sudah akan dialaminya langsung. Dua orang pelayan kuat dan gagah langsung mencengkram tangannya sampai lengannya memutih. Tubuhnya yang kurus memberontak dengan marah tetapi tidak kunjung berhasil untuk melepaskan diri sementara pelayan yang membawa besi panas itu semakin mendekat. Pakaiannya pun dilucuti juga kali ini, Ning Xueqin menundukkan kepalanya dan berdoa kepada semua dewa di langit. ‘Dewa Dewi yang baik hati, tolong selamatkan nyawa kecilku ini! ‘ Mohon Ning Xueqin dalam hati. “Tidak!!!! “Sebuah jarum perak yang tajam telah menancap di telapak tangan pelayan kanan itu sampai sampai dirinya pingsan setelah meraung kesakitan. Jarum perak itu mungkin sepanjang dua inci dan itu memaku di telapak tangannya sampai menembus kedua sisi telapak tangannya. Sebelumnya, Ning Xueqin telah berhasil menemukan jarum perak ini di meja nakas nya sehingga menyimpannya untuk senjata diam diam. Siapa yang menyangka bahwa jarum ini pun harus dia gunakan dengan sangat cepat. Ning Xueqin dengan cepat melarikan diri dari sana dengan kaki yang tertatih tatih. Sementara para pelayan jahat itu sedang sibuk untuk mengurusi diri mereka yang terluka dan pada saat itu Ning Xueqin tanpa sengaja menabrak sesuatu yang kokoh. Brukk!! Ning Xueqin jatuh terduduk hanya untuk melihat seorang pria paruh baya dengan tubuh setinggi dua meter. Pria paruh baya ini memiliki fitur wajah yang tegas dan tampan, tidak kalah dari pria berambut putih yang ditemuinya, Xie Guang. Hanya saja pria paruh baya ini men
Ning Xueqin tiba tiba terbangun dari tidurnya dengan kondisi keringat bercucuran di dahinya. Lalu Ning Xueqin melirik ke kanan dan ke kiri sebelum akhirnya dia menghela napas lega. “Untunglah… untunglah semua itu hanya mimpi. “Gumam Ning Xueqin dengan puas. Di samping Ning Xueqin ada sebuah meja nakas sederhana dan di atasnya ada sebuah benda yang membuat pupil Ning Xueqin berkilat tajam, jadi dia segera menyimpannya. Ning Xueqin menatap ke arah kedua telapak tangannya yang sudah dibalut oleh perban dan tersenyum tipis, dia ingat nama pemuda tampan itu. “Xie Guang… aku pasti akan mencarimu. “Gumam Ning Xueqin dengan penuh tekad. Ning Xueqin melihat sekeliling bahwa ini adalah sebuah kamar yang sederhana , tidak bisa dikatakan jelek apalagi jika dibandingkan dengan gudang terbengkalai Kekaisaran Zhong. Di sini tampak jauh lebih bagus dan bersih hanya saja sangat polos sampai sampai hampir tidak memiliki ornamen apapun. “Betapa baiknya bisa lolos dari Kaisar Zhong yang jahat, sek
Ning Xueqin melihat sebuah pemanah yang berada di sudut kanan Istana tampaknya membidik pemuda tampan itu jadi Ning Xueqin berteriak. Namun tampaknya anak panah itu melesat terlalu cepat jadi pemuda tampan itu pun tidak sempat menangkis anak panah itu. Ning Xueqin mengulurkan tangannya dan melompat lalu menangkap anak panah itu. Brukk!!! Tubuh kecil Ning Xueqin tidak dapat menahan aura derasnya anak panah itu sehingga tersungkur jatuh menghantam ke tanah. Kedua tangannya yang menangkap anak panah itu pun sampai berdarah sepenuhnya karena waktu yang kurang tepat ketika menangkapnya membuat kepala anak panah menggores sepanjang telapak tangan Ning Xueqin. Tetapi untunglah… anak panah itu berhasil dihentikan. Jika tidak maka itu akan menusuk jantung pemuda tampan ini tanpa ampun. Pemuda tampan itu menoleh ke belakang dan menyadari bahwa Ning Xueqin telah melindunginya, jadi dia bersiul dan tiba tiba pintu Kekaisaran Zhong yang megah didobrak masuk oleh seekor burung raksasa seting
Ning Xueqin memejamkan matanya erat erat dan berteriak untuk meredakan rasa sakitnya namun besi panas yang dia tunggu tunggu itu justru tidak kunjung datang. Bahkan cengkraman di kedua tangannya telah melemah dan Ning Xueqin akhirnya bisa membebaskan dirinya sendiri dari kedua pelayan gagah itu. Ning Xueqin berbalik hanya untuk melihat seorang pria muda dengan jubah biru muda , tampak bermartabat dengan rambut yang berwarna keperakan yang berkilau benar benar memukau. Bahkan Ning Xueqin pun sampai tidak bisa menutup mulutnya karena terlalu terpesona dengan pemandangan semacam ini. Pemuda ini jika lahir di abad ke 21 pasti mampu untuk memenangkan kontes ketampanan dan menjadikan wajahnya ini sebagai alat pencari nafkah! Pemuda itu mencengkram tangan pelayan yang memegang besi panas dan mendorongnya sampai jatuh ke tanah. “Apakah begini cara Kekaisaran Zhong melayani tamu? “Tanya pemuda itu dengan dingin. Pemuda itu datang mendekati dirinya yang membuat hati Ning Xueqin berdesir,






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.