Jarak itu tidak lagi memberi ruang untuk berpura-pura tidak melihat.Percakapan yang baru saja terjadi masih menggantung, tidak benar-benar selesai, hanya berhenti di titik yang terlalu tajam untuk dilanjutkan begitu saja. Tidak ada yang menutupnya dengan ringan. Tidak ada yang mengalihkan arah. Yang tersisa hanya diam yang berat, seolah setiap kata yang belum diucapkan masih menunggu untuk ditarik keluar.Kiara yang pertama berbalik, bukan untuk menghindar, melainkan karena ia tahu jika ia tetap berdiri di sana lebih lama, sesuatu akan berubah terlalu cepat.Langkahnya tenang, tidak tergesa, namun jelas tidak memberi ruang untuk ditahan. Ia tidak melihat ke belakang, tidak memastikan siapa yang masih memperhatikannya, namun ia tahu— ini belum selesai."Kiara." Suara itu datang tanpa tekanan, namun cukup untuk menghentikan langkahnya.Kiara tidak langsung menoleh. Ia memberi jeda, seolah ingin memastikan apakah ia benar-benar ingin menghadapi apa yang akan datang setelah ini. Lalu ia
Terakhir Diperbarui : 2026-04-30 Baca selengkapnya