Bimo mengucek matanya, memastikan ia tidak salah baca. Kemudian, ia memilih menekan tombol panggil. Baginya, kalau hanya penjelasan melalui pesan itu tidak begitu jelas. "Ninda, ada apa?" Tanya Bimo, setelah panggilan tersambung. Di ujung telepon itu, suara Ninda terdengar serak. Sepertinya ia sedang menangis membuat Bimo semakin khawatir. Mereka sama-sama berasal dari desa, Bimo khawatir kalau terjadi sesuatu kepada wanita itu. Keluarga jauh, pastinya kalau ada masalah benar-benar merasa sendirian. "Tolong lah aku, Bimo." "Katakan, apa yang harus aku lakukan? Kamu mau minta bantuan apa?" Bimo heran, mengapa tiba-tiba saja Ninda menghubunginya, padahal selama ini mereka hanya sekedar saling kenal saja. Baik di desa, mereka tidak pernah dekat. Bahkan hanya saling apa saja tidak pernah. Di kota ini pun hanya bertemu satu kali waktu itu di mall. Dan disaat itulah mereka tukaran nomor ponsel. "Apakah kamu bisa bertemu hari ini?" Tanya Ninda lagi. Bimo menghela nafas berat, pada
Terakhir Diperbarui : 2026-06-01 Baca selengkapnya