Saat tiba di ruang kerja sang duke, Sienna berdiri di sisi meja, tangannya yang memegang pena bulu sedikit gemetar.Ia sedang menyalin deretan angka dari buku besar pajak wilayah ke atas perkamen baru yang bersih.Di seberangnya, Lucien duduk tegak, jari-jarinya yang panjang membolak-balik dokumen perjanjian dagang dengan ekspresi yang sangat datar.Pria itu tidak bicara sejak Sienna masuk satu jam yang lalu. Ia hanya memberikan instruksi singkat di awal, lalu membiarkan keheningan mengambil alih.Sienna sesekali melirik ke arah Lucien. Kerah kemeja putih pria itu sedikit terbuka, namun auranya tetap sangat formal dan mengintimidasi.Sienna mencoba fokus pada pekerjaannya, namun setiap kali ia membungkuk untuk mencelupkan pena ke dalam botol tinta, ia bisa merasakan mata tajam Lucien sesekali memindai sosoknya.“Sienna,” suara rendah Lucien memecah kesunyian.Sienna tersentak kecil, menyebabkan setetes tinta jatuh di pinggiran perkamen. “Ya, Tuan?”“Kau salah menjumlahkan kolom ketiga
最後更新 : 2026-04-04 閱讀更多