Suasana di aula besar mendadak berubah setelah komentar Count Hadrick. Ketegangan yang tadinya berpusat pada identitas Sienna kini bergeser menjadi topik yang jauh lebih politis.Seorang pria paruh baya dengan kumis tebal dan lencana keluarga yang mencolok, Baron Van der Holt, berdehem keras, menarik perhatian semua orang di meja panjang itu.“Count Hadrick ada benarnya, Duke,” ujar Baron Van der Holt sambil meletakkan gelas anggurnya.“Meskipun pujiannya pada pelayanmu mungkin sedikit berlebihan, poin intinya tetap valid. Kastil Blackwood yang megah ini membutuhkan seorang nyonya. Lima tahun menyendiri sudah lebih dari cukup, Lucien. Kau tidak bisa membiarkan garis keturunanmu hanya bergantung pada satu ahli waris tanpa ibu di sampingnya.”Sienna, yang telah mundur ke sudut ruangan dekat lemari kayu ek besar, merasa seluruh tubuhnya mendadak kaku.Ia mencoba mengatur napasnya agar tetap tenang, namun kata-kata itu terasa seperti serangan fisik. Ia menundukkan kepala, pura-pura sibuk
最後更新 : 2026-04-19 閱讀更多