Bab 75. Balas gertak.Suasana di aula masih diselimuti keheningan setelah Tian Fan menyampaikan permintaan maafnya. Wu Cheng memandang pemuda itu cukup lama sebelum akhirnya menghela napas pelan. Sorot matanya tidak lagi sedingin sebelumnya, tetapi juga belum sepenuhnya menghilangkan kewaspadaan. "Permintaan maafmu akan kubahas nanti," ucapnya tenang sambil menyandarkan tubuh di kursi patriark. "Namun untuk saat ini, ada hal yang jauh lebih penting. Kau mengaku mengetahui racun yang meracuni istriku. Kalau memang niatmu benar-benar tulus dan bukan sekadar mencari simpati, maka buktikan. Selamatkan istriku."Tian Fan tidak berpikir lama. Ia langsung menangkupkan kedua tangannya dengan hormat sambil mengangguk ringan. "Baik. Aku tidak berani menjanjikan hasil sebelum melihat langsung kondisinya, tetapi aku akan berusaha semampuku."Wu Cheng menganggukkan kepala. "Kalau begitu ikutlah denganku." Setelah berkata demikian, ia segera berdiri. Wu Chen, Wu Fei, Hu Ma, kepala pelayan, dan Tia
Baca selengkapnya