Menyebut soal anak, rasa sakit yang sejak lama ditekan di hati Sofia akhirnya perlahan-lahan mulai menyebar kembali ....Lampu putih pucat di langit-langit, bau menyengat disinfektan di udara, serta dinginnya setelah tindakan kuretase ....Seumur hidupnya, dia tak akan pernah bisa melupakan itu, juga akan selamanya mengingat rasa sakit saat terpisah dengan darah dagingnya.Kini, jika dipikirkan kembali, mungkin anak itu sudah lebih dulu merasakan sesuatu. Jadi, datang diam-diam, pergi pun diam-diam. Seolah-olah sengaja datang untuk membantunya melewati ujian hidup.Saat rapat selesai, Katie meminta Milea mengirimkan catatan rapat barusan kepadanya.Milea sedang kesal, jadi nada bicaranya ketus. "Belum dirapikan.""Kalau begitu, rapikan dulu baru kirim ke aku.""Aku sibuk banget, mana sempat merapikan."Katie mengerutkan kening melirik Milea.Milea dengan santai membereskan ruang rapat untuk Sofia, tidak menggubrisnya.Setelah Katie pergi, Sofia baru menenangkan Milea. "Kamu harus ingat
Read more