"Lancang! Apa cuma itu yang bisa kalian pikirkan?" Suara Tang Rui menggelegar memenuhi aula. Semua pejabat ketakutan namun itu tidak menyurutkan niat untuk kasih saran yang sama pada kaisar. Menerima selir baru. Alasannya juga klasik. Permaisuri sedang hamil dan di istana cuma ada selir An. "Yang mulia, belum pernah sejarahnya kaisar cuma punya satu selir." Kanselir Wu mendebat dengan kepercayaan diri tinggi. Hampir semua pejabat mendukung gagasannya. " "Aku mau buat sejarah." Balairung agung sunyi senyap. Kecuali tuan Xie dan Qiao, semua pejabat menuntut kaisar mengambil selir lagi. Di tengah perdebatan sengit, seorang dayang istana datang tergesa menyampaikan pesan permaisuri Zhanghua. Setelah membaca pesan itu, raut muka Tang Rui makin buruk. Meski demikian masih harus menuruti saran sang istri. Dia membiarkan pejabat berdebat untuk beberapa waktu sebelum mengeluarkan keputusan yang pada dasarnya gagasan Shu Yi. "Memasukkan selir ke istana, boleh saja. Tetapi
Leer más