Seharusnya Marck menjadi tersangka dan dia bisa ikut menjatuhkan pria itu untuk membalas rasa sakitnya, tapi bukan kebencian yang dia rasakan pada Marck, sebaliknya dia malah merasa kasihan pada pria itu.“Sepertinya diriku sudah gila, mencintai pria sampai tak mampu membenci perbuatan yang telah dia lakukan,” gumam Bella.Bella terkejut ketika ponselnya berbunyi. Tangannya mengambil remote TV dan mematikan berita yang sudah dia dengar sepanjang hari. Dia mengambil ponsel yang ada di meja di depannya dan terkejut ketika tahu Jossie yang menelepon.“Halo Bella apa kabar?” suara Jossie terdengar begitu bersemangat.“Hai Jossie, senang sekali mendengar suaramu. Aku dengar kamu telah melahirkan, selamat untuk kelahiran bayimu yang pertama. Aku berdoa semoga kamu dan bayimu sehat selalu,” sambut Bella menerima telepon dari Jossie.“Terima kasih untuk doamu. Aku merindukanmu, Bella,” ucap Jossie.“Aku pun merindukanmu,” balas Bella.
続きを読む