Meja makan di kediaman utama keluarga Callister tertata sempurna seperti biasanya. Aroma roti panggang dan kopi hitam menyatu dengan udara pagi yang sejuk. Daven duduk di ujung meja, mengaduk kopinya dengan pelan. Sementara di depannya, Kate Callister, tengah menyendok sup krim ke mangkuknya.“Jadi,” ujar Kate sambil menatap Daven, “Apa kau bertengkar dengan Vanessa?”Kening Daven berkerut. “Dari mana pemikiran itu ada?”“Jika tidak, kenapa semalam kau pulang sendiri?” Kate masih belum menurunkan tatapan penuh tanya pada putranya. Sejak mereka memutuskan untuk keluar dari rumah utama, kunjungan mereka selalu dilakukan bersama. Meski bisa dibilang jarang, tapi Kate tak masalah. Karena mereka sudah berumah tangga, wajar jika kesibukan mereka jauh lebih diutamakan ketimbang berkunjung ke rumah orang tua.“Aku baru saja menghadiri acara yang tak jauh dari rumah,” sahut Daven datar.“Kau
Last Updated : 2026-04-21 Read more