Keesokan paginya, saat aku bangun, Richie sudah pergi mengurus keperluan keluarga.Baru saja keluar dari kamar, aku berpapasan dengan ibu Richie, Bu Sonya.Dia duduk di sofa kulit di ruang tamu, memainkan kalung mutiara hitam di tangannya, lalu menatapku dengan penuh penghinaan."Bangunnya siang banget, bener-bener perempuan manja nggak berguna. Udah setahun menikah dan masuk keluarga ini, belum bisa juga kasih keturunan, malah setiap hari pergi ke rumah sakit. Apa Richie nggak mampu nafkahin kamu?"Selama setahun terakhir, demi menjaga perasaan Richie, aku selalu menahan diri menghadapi sindiran Sonya.Namun sekarang, aku tidak perlu lagi bersabar."Bu Sonya, seorang perempuan berhak menentukan hidupnya sendiri," ucapku tenang. "Lagi pula, penghasilanku di rumah sakit cukup buat biaya hidupku sendiri. Aku nggak pernah pakai uang keluarga."Setelah mengatakan itu, aku mengambil tas dan langsung keluar dari rumah itu, mengendarai mobil hitam menuju rumah sakit.Di sebuah rumah sakit swa
Read more