“Hei, jangan ngomong seperti itu Kak. Kak Victor itu tampan, pintar, baik, dokter hebat. Kak Victor itu cowok sempurna menurutku. Jangan hanya karena satu penolakan membuat Kak Victor memandang rendah diri sendiri. Setiap orang itu berharga, hanya kadang tidak semua orang bisa menghargainya. Itu artinya bukan di sana tempat kita.”"Aku sedih Na, aku cinta banget sama dia.""Kak, ada yang pernah bilang sama aku, not every loss is a loss, some are lessons. Sometimes, losing people is part of finding yourself. Aku yakin Kak Victor pasti mendapatkan yang lebih baik."Victor tersenyum menatap Anna kemudian menggenggam tangan gadis itu, “Kamu itu paling ngerti aku, Na. Selalu bisa memperbaiki moodku.”Anna tersenyum, wajahnya merona, dalam hati ingin rasanya berjoget ria.Victor kembali menghembuskan nafas kasar, “Andai saja Sherly bisa seperti kamu, Na. Aku pasti jadi cowok paling bahagia di dunia.”Anna tertawa sinis, dalam hati ingin rasanya menangis.“Jangan sedih terus. What is yours
Última atualização : 2026-05-02 Ler mais