“Calvin?” Olivia terkejut, raut wajahnya campur aduk, antara marah, sedih, dan juga khawatir. “Ka.. kamu?” ucapnya masih bergeming di tempatnya.“Liv..” ucap Calvin terbata, terkejut dengan kehadiran Olivia.Pandangan Olivia mengarah tajam ke Steffany, membuatnya menundukkan kepala karena merasa bersalah. Dan Olivia kembali mengalihkan pandangannya pada Calvin. “Ka.. kalian berdua membohongiku!” Suara kecewa Olivia tidak dapat dia sembunyikan dan sebulir air mata mengalir sempurna di pipi gadis cantik itu.Anna yang berada di ruangan tersebut merasa canggung karena harus terjebak di dalam kondisi seperti ini. Ini gadis cantik yang menolongku di toko buku.. Astaga, sepertinya Calvin ketahuan selingkuh.“Aku bisa jelasin, Liv.” Ucap Calvin dengan suara parau.“Ma.. maaf saya permisi dulu.” Anna memilih untuk keluar ruangan, menghindari drama pertikaian yang terjadi di ruangan itu, walau sebenarnya dirinya pun sangat penasaran.Olivia tersenyum patah, “Aku pikir.. hanya kamu pria satu-sa
Last Updated : 2026-04-10 Read more