“Julia! Kamu brengsek! Kamu berani—”“Iya, aku berani, kenapa?” tantang Julia seraya menaikkan pandangannya.Maya menarik napas panjang. Wajah Julia yang seperti ini sebenarnya memang cukup menakutkan, dan ia tahu bagaimana Julia sudah menahan emosi sejauh ini.“Kamu fikir aku takut sama kamu? Bukan aku yang istri buangan, tapi kamu yang benalu!”“Kamu katain aku benalu?”“Ya, benalu! Dulu ketika kamu bahkan tidak bisa makan, aku pungut kamu dari jalan untuk bekerja di rumah ini. Tak hanya itu, aku gandeng kamu agar naik, kuliah dan mendapat posisi di Perusahaan!”“Posisi apa yang kamu bilang? Posisi jadi OB? Kalau begitu, apa bedanya sama babu di rumah?”Mereka berdebat saat itu, dan tak ada yang mau kalah sama sekali. Julia dengan semua luapan emosinya, Maya tak mau kalah dengan argumentnya.“Kamu itu, Cuma pencitraan! Sosoan kamu tarik aku kuliah, supaya orang-orang anggap kamu baik dan jadi ibu peri di mata yang lain. Kamu itu munafik! Aslinya kamu hanya manfaatin semua citra itu
Last Updated : 2026-04-19 Read more