Akhirnya Si Mbah dan istri sampai di depan rumah Denta. Terlihat ia sangat buru-buru, untuk segera masuk kedalam. "Tok.. Tok.. Tok..,"Terdengar suara ketukan pintu, Denta dan Denti segera melihat dan membukakan pintu. Orang yang ia tunggu-tunggu sedari tadi, akhirnya sampai ke rumah. "Mbah! Silahkan masuk," Kata DentaSi Mbah hanya menganggukkan kepala, Mbah melihat jelas di raut wajah mereka tak ada kegembiraan. Mereka terlihat panik dan bersedih, Mbah mulai tak enak hati pada mereka. "Mbah, langsung keatas saja ke kamar, Sophia, kami tak berani mendekatinya, Mbah!" Timpal Denti khawatir. "Baiklah!" Jawab Si Mbah. Si Mbah dan Istri mulai menaiki tangga lantai 2, di rumah megah milik Denta dan Denti. Hingga sampailah mereka di depan pintu kamar Sophia. Suasana menjadi hening, si Mbah hanya mematung di depan pintu. Ia tengah memikirkan cara, untuk membujuk Sophia dengan tenang tanpa ada paksaan. "Bu, bagaimana kalau, Ibu, saja yang berbicara dengan Sophia terlebih dahulu, bias
Magbasa pa