Malam hari, Pulau Hephaestus, Kalender Bintang – 17 Oktober 2148Tap!“Hup, dan kita sampai,” ujar Muramasa tepat ketika dirinya dan Dante mendarat di Pulau Hephaestus yang telah luluh lantak—setidaknya bagian yang tadinya merupakan medang perang Embers.Sejauh yang bisa Dante amati di antara gelapnya malam, seluruh Embers yang tadinya berperang di sana telah hilang, berubah menjadi cahaya dan kembali ke Yggdrasil. Beberapa masih dalam proses, sih. Namun entah mengapa Dante malah mendekati salah satunya.“Maaf karena hanya ini yang bisa saya lakukan,” ujar Dante seraya mengatupkan tangan, mendoakan tubuh Embers yang dihampirinya itu—ia meniru Jeanne agaknya.“Kepedulianmu itu cukup, kok,” sahut Muramasa. Ia mengikuti Dante kala itu, ikut mendoakan, “Tapi biar lebih totalitas, mungkin kau bisa mencoba mengingat Kemampuan yang tadi kugunakan. Minimal Kemahiran Sihir B, kok, jadi itu Kemampuan mudah.”“Akan coba saya pertimbangkan,” ujar Dante diiringi senyuman, setengah antusias.“Apa-ap
Zuletzt aktualisiert : 2026-05-07 Mehr lesen