Harga diriku yang rapuh seperti dilempar ke tanah, lalu diinjak-injak tanpa ampun.Sebelumnya meskipun Gita meremehkanku, mengabaikanku, bahkan meludah ke arahku, aku tidak pernah semarah ini.Di dalam hatiku, terasa seperti ada bagian yang kosong dan dingin sekali.Aku bahkan sempat punya dorongan untuk mengangkat tangan dan menampar Gita.Namun, pada akhirnya aku tidak melakukannya. Kepalan tanganku yang erat perlahan terlepas dengan lemah.Akhirnya, aku benar-benar menyadari seperti apa diriku sekarang.Lucu sekali.Benar juga, aku memang seperti anjing.Seekor anjing terlantar, anjing yang demi membayar utang sampai harus menjilat dan merendahkan diri.Aku adalah suami Maya dan Maya adalah istriku. Akan tetapi, semua itu hanya penyamaran palsu.Sejak kapan di dalam hatiku, aku mulai menganggap itu semua benar? Bahkan, aku sempat menganggap tempat itu sebagai rumahku?Di rumah itu, aku punya seorang istri yang cantik, adik ipar yang menggoda, ibu mertua yang anggun, dan seorang putr
Leer más