“Aku sedang sibuk. Jangan menggangguku!!”Liana menjawab dengan ketus. Sementara di seberang sana, Ryan tersenyum dengan dingin.“Aku tidak bermaksud mengganggu, malah sebaliknya. Aku akan membantumu.”Liana mendengkus.“Aku sedang tidak butuh bantuan, Tuan.”“Lalu … bagaimana dengan desainmu? Kamu kehilangan desain, kan?”Liana menghela napas sambil menyugar rambutnya dengan acak.“Aku bersedia mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas desain yang baru saja launching di Obsidian. Aku juga akan mencari pelakunya.”“Sudah kubilang, aku tidak butuh bantuanmu. Lagi pula, aku sudah tahu pelakunya.”Ryan tercenung.“Sudah tahu?”Liana mengangguk.“Ya. Jadi, aku rasa bantuanmu sia-sia, Tuan.”Tanpa menunggu jawaban dari Ryan, Liana langsung mengakhiri panggilannya. Ryan hanya bengong menatap p
اقرأ المزيد