Selang beberapa saat, Chelsea kembali meraung, ia terus menggeliat di lantai sambil memegang perutnya yang terasa sakit, "akhh, uhhh, tolong, sakit." Air mata Chelsea mengalir deras mambasahi pipinya, "tolong, tolong aku dan anakku, Maura, tolong." Chelsea memegang sepatu kulit Maura, sambil memegang perutnya yang sakit ia memohon belas kasihan.Maura menatap Chelsea, dengan mata yang mulai berkaca-kaca ia tak bergerak sedikit pun, matanya memancarkan rasa sakit yang sangat dalam, tak ada belas kasihan sedikit pun, ia hanya menyaksikan Chelsea yang terus menjerit dan menggeliat di lantai, kini darah segar mulai mengalir dari sela-sela kakinya."Nona Maura." Kini Jason mendekati Maura, "apa anda baik-baik saja?" Ia bertanya khawatir karena melihat Maura yang terlihat sedih."Aku baik-baik saja." Jawab Maura datar."Baiklah."Disisi lain, melihat Maura yang terasa asing, Vino kembali angkat bicara, "Maura, tolong selamatkan anaknya, setelah anak itu lahir, ayo kita menikah kembali."Mau
Last Updated : 2026-04-22 Read more