Nayaka memejamkan mata, mencoba menepis bayangan dan pikiran buruk, juga rasa sakit dan panas di bawah sana. Dia berusaha menarik napas dan memeluk tubuh Nuansa, rasa sakit itu masih terus menggelenyar, namun dia tak bisa apa-apa, dia mencoba menikmati meski perih.Nuansa seperti tak memberinya jeda, dia terus saja menghujamkan miliknya, lalu dia melepas kungkungannya, mengecup puncak gunung kembar Nayaka sambil menghentikan gerakannya hingga Nayaka bisa mengembuskan napas. Lalu Nuansa mencumbu leher Nayaka, memberi waktu agar Nayaka bisa lebih rileks dan itu berhasil.Setelah tubuh Nayaka tidak menegang, dia kembali memompa tubuh wanita yang berada di bawahnya itu, tubuh mereka masih menyatu, gerakan Nuansa begitu konstan dan stabil. Nayaka tak tahu bahwa Nuansa baru memasukkan miliknya setengah, lalu ketika Nayaka mulai bisa menikmatinya, Nuansa melesakkan sisanya hingga wanita itu seperti tersedak.Cukup lama dalam posisi itu, peluh keringat sudah membasahi t
최신 업데이트 : 2026-05-12 더 보기