Jarum jam baru menunjukkan pukul delapan pagi di hari Sabtu yang cerah itu. Namun, dapur rumah keluarga Kai sudah jauh dari kata sepi.Rosalinda berdiri di tengah kitchen island sambil mengenakan celemek berwarna krem. Rambutnya diikat rapi ke belakang. Di hadapannya, beberapa asisten rumah tangga hilir mudik membawa aneka bahan makanan yang baru selesai dicuci."Ayamnya sudah dimarinasi?""Sudah, Bu.""Kentangnya?""Sudah dikupas dan dipotong, Bu."Rosalinda mengangguk, tetapi beberapa detik kemudian kembali bertanya."Bumbu untuk semur sudah lengkap, kan? Pala, cengkeh, kayu manis?""Asisten tersenyum kecil. "Sudah lengkap, Bu."Rosalinda menghela napas lega.Hari ini ia memang sengaja ingin mengajak Emma memasak menu rumahan. Bukan makanan yang terlalu mewah, melainkan hidangan sederhana yang jika dimasak sepenuh hati rasanya tak kalah dengan restoran berbintang.Di atas meja telah tersusun rapi bahan-bahan untuk membuat semur daging sapi, ayam goreng lengkuas, sayur asem khas Sund
Magbasa pa