Seluruh aula terdiam setelah ucapan Axion. Tidak ada seorang pun yang langsung berbicara. Para bangsawan hanya saling bertukar pandang dalam diam, sementara Ishrina masih berdiri di tempatnya dengan perasaan yang sulit dijelaskan.Ia tidak menyangka Axion akan membelanya sejauh itu. Di hadapan Kaisar, di hadapan Ratu, dan di hadapan seluruh petinggi kekaisaran, pria itu mengatakan bahwa ia mempercayainya tanpa sedikit pun keraguan.Hal itu seharusnya membuatnya lega, namun yang memenuhi dadanya justru perasaan yang jauh lebih rumit.Selama ini ia sudah terlalu terbiasa dengan tatapan curiga. Terlalu terbiasa mendengar bisikan orang-orang yang membicarakannya di belakang punggung.Sejak hubungannya dengan Kallias diketahui banyak orang, seolah seluruh ibu kota sudah mengambil kesimpulan mereka sendiri. Tidak ada yang benar-benar peduli pada kenyataan. Tidak ada yang berusaha mencari tahu kebenarannya. Mereka hanya mempercayai apa yang ingin mereka percayai.Karena itulah, mendengar ses
Last Updated : 2026-06-09 Read more