Whoosh...Angin sore yang tenang tiba-tiba terasa jauh lebih dingin.Lin Xueying membeku.Tangannya yang memegang kue bunga prem perlahan berhenti bergerak. Sementara itu, tatapan Guo Zhenyu langsung berpindah padanya perlahan.Dan itu justru lebih menakutkan. Karena pria ini tidak langsung marah, tidak langsung bertanya. Namun semakin tenang dirinya, semakin besar badai yang sedang ia tahan."Surat ancaman?" ulang Guo Zhenyu, nada suaranya datar.Lin Xueying langsung tahu. Ia dalam masalah!pngawal yang datang buru-buru menunduk lebih dalam, jelas belum menyadari situasi."Ya, Tuan.""Kami menemukan jejak pengantar pesan tersebut."Hening. Lalu Guo Zhenyu berkata, "Kau boleh pergi dulu."Pengawal itu segera membungkuk. "Baik, Tuan."Tap... tap... tap...Begitu langkah kaki pengawal menghilang, suasana taman menjadi sangat sunyi. Bahkan suara air kolam terasa terlalu jelas.
Read more