Keheningan mencengkeram ruangan itu. Hanya deru pelan pendingin ruangan dan detak jarum jam yang terdengar, berputar lambat mengikis kesabaran.Calvin duduk kaku. Tatapannya lurus terpaku pada pintu di hadapannya, menunggu dokter yang sedang memeriksa lembar hasil tes laboratorium.Di sampingnya, Ronal berdiri gelisah, sesekali melirik ke arah pintu yang masih tertutup rapat."Tuan... tolong tenanglah," bisik Ronal perlahan, mencoba memecah ketegangan.Calvin tidak merespons. Rahangnya justru kian mengeras, menahan badai kecemasan yang berkecamuk di dalam dadanya.Tidak lama berselang, pintu akhirnya terbuka. Dokter melangkah keluar dengan sebuah map tebal di tangannya."Bagaimana?" tanya Calvin langsung, tanpa basa-basi.Dokter menatap Calvin sejenak, lalu membuka map tersebut dengan perlahan. "Hasilnya sudah keluar."Calvin spontan bangkit berdiri, menuntut kepastian."Berdasarkan hasil tes DNA... tingkat akurasi kecocokannya mencapai 99,99 persen."Kalimat itu menggantung di udara,
最後更新 : 2026-05-18 閱讀更多