Malam semakin larut, lampu-lampu kota berkelap-kelip di balik jendela mobil mewah yang melaju menuju kediaman keluarga Gustav. Di dalam mobil, Aldo duduk diam tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Pikirannya masih tertinggal di restoran tadi, tepatnya pada senyum Ashuna. Senyum yang dulu sering ia lihat, namun kini justru diberikan kepada pria lain—Rafello Nicholas.Entah mengapa, pemandangan itu membuat dadanya terasa sesak. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Aldo merasakan sesuatu yang tidak pernah ia pikirkan sebelumnya—Penyesalan. Sesampainya di rumah, Aldo langsung menuju ruang keluarga. Namun langkahnya terhenti, saat melihat Mora sudah duduk di sofa sambil memegang secangkir teh.Wanita itu tersenyum manis begitu melihatnya. "Aldo."Tidak ada jawaban, Aldo hanya berjalan melewatinya.Mora langsung berdiri. "Kau dari mana?""Kerja."Jawabnya singkat—dingin,tidak seperti biasanya.Mora mengernyit. "Kau bertemu Ashuna, ya?"Langkah Aldo berhenti, hanya sesaat.Namun, itu cukup unt
Terakhir Diperbarui : 2026-05-31 Baca selengkapnya